Konteks
Pabrik ini sudah 20 tahun mengekspor, tapi seluruh penjualan bergantung pada dua pameran dagang per tahun. Pembeli yang tertarik akan mencari nama pabrik di internet dan menemukan satu halaman kontak dari 2016.
Yang dicari pembeli luar negeri bukan foto bagus. Mereka mencari dimensi, jenis kayu, kapasitas produksi bulanan, dan syarat pemesanan minimum. Informasi itu ada di berkas PDF internal, tidak pernah terbit.
Yang dikerjakan
- Katalog produk dua bahasa, Indonesia dan Inggris, dengan spesifikasi lengkap
- Halaman kapasitas produksi dan proses pengerjaan, dengan foto asli bengkel
- Setiap produk punya tautan sendiri yang bisa dikirim ke pembeli
- Formulir permintaan sampel dengan pilihan kuantitas dan tujuan pengiriman
Keputusan penting
Spesifikasi teknis ditaruh di depan, bukan disembunyikan
Kebanyakan website mebel menaruh foto besar dan menyembunyikan ukuran di lampiran. Pembeli grosir bekerja sebaliknya: mereka menyaring berdasarkan dimensi dan jenis kayu dulu, baru melihat foto. Kami taruh tabel spesifikasi di atas galeri.
Dua bahasa ditulis terpisah, bukan diterjemahkan mesin
Istilah kayu dan mebel tidak bertahan lewat terjemahan otomatis — "kayu jati perhutani" bukan sekadar "teak". Isi bahasa Inggris ditulis ulang bersama staf ekspor yang sehari-hari berkorespondensi dengan pembeli.
Tidak ada harga di website
Harga ekspor bergantung volume, kurs, dan syarat pengiriman. Menampilkan angka akan salah untuk hampir semua pembeli. Kami ganti dengan pemesanan minimum dan kisaran waktu produksi, dua hal yang benar-benar menyaring pembeli serius.